Salah satu tokoh Alkitab favorit saya. Saya mengatakan demikian karena begitu


download 21.03 Kb.
jenengSalah satu tokoh Alkitab favorit saya. Saya mengatakan demikian karena begitu
KoleksiDokumen
c.kabeh-ngerti.com > Astronomi > Dokumen
YUSUF SI PELAYAN

Kejadian 37:1-17

Selasa, 11 Agustus 2009

Yusuf adalah

salah satu tokoh Alkitab favorit saya. Saya mengatakan demikian karena begitu

banyak yang bisa dipelajari dari orang muda yang berhasil ini. Bacaan ini

menyingkapkan dua ciri karakter yang patut kita teladani.

Pertama, ia sudah menunjukan semangat melayani

sejak kecil. Dalam setiap peristiwa antara dirinya dengan ayahnya atau

atasannya, ia selalu menunjukan penghargaan dan disiplin. Orang muda itu tak

pernah bertindak melawan otoritas di atasnya; sebaliknya ia terus-menerus

mencari cara untuk melayani orang lain.

Patut dicatat

bahwa Yusuf berusia 17 tahun dalam peristiwa di Kejadian 37. Masa remaja adalah

masa ketika orang muda di segala zaman cenderung memberontak dan mementingkan

diri sendiri. Tetapi anak ini sejak dini jelas sudah belajar bahwa, pria

sejati adalah seorang pelayan bagi orang lain.

Kedua, sejak muda Yusuf sudah menyadari bahwa

Allah memegang kendali hidupnya. Bukan anda sudah melihat betapa gigih

perjuangannya untuk menang dalam berbagai pencobaan? Apapun yang dialaminya,

Yusuf selalu ingat pada visi ilahi yang ditaruh Bapa di hatinya sejak ia masih

belia (Kejadian 37:1-6). Ia yakin, ada suatu rencana dalam hidupnya yang –

entah kapan dan bagaimana, pasti akan digenapi Allah.

Apakah anda

berusia 17 atau 77 tahun, pelajaran dari kehidupan Yusuf sungguh berharga untuk

diteladani. Tak pernah ada kata terlambat untuk mempelajari seni melayani atau

mengenali rancangan Allah yang sempurna. Bahkan yang lebih baik lagi, tak

pernah terlambat untuk menolong orang lain menemukan hal-hal ini.

Orang yang Disertai Tuhan Jan 13, '09 4:13 AM

for everyone

Oleh: Angelina Kusuma

Peng: "Njie, loe dapet link itu dari mana?"

Enjie: "Dari Google."

Peng: "Kok bisa nemu? Gw nyari udah lama, rasanya udah gw ubek-ubek tuh Google sampek butek, tapi nggak nemu-nemu juga kemarin."

Enjie: "Gw orang yang disertai Tuhan Peng, loe kagak...wkwkwk."

Sering kali akan terjadi hal demikian, ketika kita mencari sesuatu dengan sungguh-sungguh tetapi hasilnya nihil. Sebaliknya, orang lain yang mungkin tidak terlalu terlihat antusias mengejar apa yang kita impi-impikan tersebut tiba-tiba mendapatkannya dengan mudah.

Pernah mengalami kejadian seperti ini? Yeah, sahabat saya mengalaminya kemarin malam. Ia sudah menghabiskan waktu berhari-hari untuk searching satu item di internet, yang ternyata bisa saya dapatkan hanya dalam beberapa menit saja melotot di depan PC. Jika dibandingkan dengan dia, sebenarnya saya belum terlalu familiar di dunia internet. Life time sahabat saya itu jauh lebih lama dari pada saya di dunia maya. Nyatanya, saya bisa lebih cepat dibandingkan dengan dia menemukan apa yang dicarinya berhari-hari sebelumnya itu.

Beberapa hari ini, renungan harian saya sedang mengupas kisah tentang Yusuf (Kejadian 37-50). Yusuf disertai TUHAN, maka segala pekerjaannya berhasil. Saya membaca kalimat "Yusuf disertai TUHAN" ini beberapa kali di ayat-ayat Kejadian 39:3, 5, 21, 23; dan Kejadian 41:38-39.

Satu kalimat itu merupakan kalimat yang ajaib bagi saya. Karena embel-embel 'disertai TUHAN', Yusuf bisa menjelma menjadi seseorang yang selalu berhasil dalam segala hal yang dikerjakannya. Wow!

Apa sie yang membuat Yusuf disertai TUHAN?

Let's roll back the scene...

Seorang pemuda dengan mimpi besar dan jubah indah pemberian ayahnya berjalan di ladang. Muncul saudara-saudaranya yang iri kepadanya kemudian...hap...si pemuda ditangkap, dimasukkan ke sumur, kemudian dijual sebagai budak ke Mesir. Di Mesir ia menjadi tangan kanan Potifar karena ia disertai TUHAN. Sepertinya cerita akan segera selesai dengan happy ending, tapi tiba-tiba...muncullah wanita cantik menggoda si pemuda tersebut...

***Cut!! Camera roll off...

Aha, ini bagian paling penting dari rangkaian cerita Yusuf. Bukan adegan tante Potifar yang dengan genit merayu Yusuf untuk tidur dengannya yang menarik, tapi bagaimana Yusuf menyikapinya...

***Lanjutin scene-nya ah...Camera action! (cih, sekali-kalinya terkabul jadi sutradara di blog doang neh wkwkwk).

Si pemuda menolak ajakan istri tuannya yang mengajaknya berbuat zinah. Ia sampai meninggalkan bajunya yang dipegangi si wanita itu kemudian lariiiiiiiii...

Apa dan siapa yang menjadi 'tante Potifar' di hidup kita? 'Tante Potifar' ini saya ibaratkan sebagai segala sesuatu yang sering mengganggu atau menggodai kita untuk lepas dari jalurnya Tuhan. Bukan saja godaan dari pria atau wanita dalam hal berzinah, tetapi pekerjaan kita, kesibukan kita, pergaulan kita, kebiasaan-kebiasaan buruk kita, study kita...juga bisa menjadi 'tante-tante Potifar' yang membuat kita tidak seperti Yusuf yang disertai TUHAN.

Minggu-minggu awal di bulan Januari 2009 ini, saya juga dikejutkan oleh banyak pekerjaan baru yang harus saya selesaikan dengan segera. Ada seorang rekanan yang menawari saya ladang usaha baru di luar kota dan beberapa item pekerjaan yang harus saya handle seorang diri setiap hari (karena belum bisa dipercayakan kepada orang lain). Seorang sahabat sampai mengingatkan saya karena jadwal kerja harian yang padat mengharuskan saya berada di luar rumah terus seminggu penuh, no holiday. Kata sahabat saya, "Jangan lupa bersenang-senang ya, Njie."

Bersenang-senang! Wah, bagian itu sering kali kita lepaskan ketika kita sedang konsentrasi penuh terhadap sesuatu. Sebagai tangan kanan Potifar, Yusuf juga pasti sibuk bekerja mengurus keperluan tuannya. Tapi Yusuf tidak terbutakan oleh kesibukannya itu. Ketika tawaran untuk 'bersenang-senang' datang kepadanya, ia masih sempat berfikir dengan bijak. Ia mengambil tindakan melarikan diri dari ajakan 'bersenang-senang' yang tidak sesuai dengan ajaran Tuhannya (godaan tante Potifar). Sikapnya, radikal bo'!

Apakah kita masih bisa seperti Yusuf saat dalam keadaan kurang bersenang-senang dan tengah disibukkan oleh sesuatu? Cinta akan uang bisa menjadi 'tante Potifar' bagi kita. Cinta akan diri sendiri yang mengarah kepada mengasihani diri, juga merupakan 'tante Potifar' yang hanya akan membuat kita berfikir untuk kita, kita, dan kita saja (egois euy...). Godaan yang berakar dari mata dan telinga jasmani kita, bisa merampas jam-jam khusus yang seharusnya untuk ber-fellowship dengan Tuhan.

Saya bersyukur saat sibuk di awal-awal tahun 2009 ini, saya mendapatkan tokoh Yusuf sebagai renungan harian dalam saat teduh saya. Yusuf mengingatkan saya bahwa untuk menyandang predikat sebagai orang yang 'disertai TUHAN' haruslah tahu bagaimana berlari mengindar ketika kesenangan semu itu datang menggoda. Movitasi Yusuf yang dijaganya tetap benar di hadapan Tuhan, membuat kisahnya berakhir happy meski ia harus membayarnya dengan harga yang mahal di awal.

Karena kecewa si pemuda menolak dirinya, tante Potifar membuat cerita palsu mengenai dirinya hingga ia dijebloskan ke penjara. Di dalam penjara, si pemuda menjadi kepercayaan kepala penjara kemudian karena ia disertai TUHAN...lagi-lagi...nasif membawanya ke istana Firaun untuk mengartikan mimpinya. Hasilnya, si pemuda itu akhirnya menjadi tangan kanan Firaun, orang kepercayaan yang mempunyai kedudukan tertinggi setelah Firaun di Mesir dan berhasil menyelamatkan bangsanya beserta seluruh keluarganya dari bencana kelaparan. Sampai ia meninggal, ia hidup damai di Mesir

***The end!!

Embel-embel gelar 'disertai TUHAN' yang menempel pada Yusuf tidak datang dengan otomatis. Gelar itu ada karena ia memutuskan untuk tetap takut akan Tuhannya melebihi pekerjaan dan kesenangan-kesenangan pribadinya. Jika Yusuf mampu lari dari tante Potifar, seharusnya kita juga bisa melepaskan diri dari 'tante-tante Potifar' yang mengelilingi kita. Jangan biarkan pikiran kita menikmati kesenangan semu di tengah-tengah kesibukan kita dan mencuri kemuliaan yang seharusnya untuk Tuhan. Bagian kita dan bagian Tuhan harus tetap seimbang kualitasnya setiap hari!

Sibuk boleh, tapi jangan lupain Tuhan...

Belajar terus boleh, tapi jangan mundur dari pelayanan di ladang Tuhan dong...

Pacaran boleh, tapi Tuhan tetep nomor satu...

Main-main boleh, tapi jangan keasyikan sampai lupa daratan...

Kerja mulu boleh, tapi jangan lupa bagi-bagi duitnya sama aku yah...^o^ V

Tanggap Wacana Atur Pasrah Temanten

Assalamu’alaikum wr. Wb Kawula nuwun.

Para tamu kakung sumawana putri ingkang dahat kinurmatan, panjenenganipun Bp. ……….. (besan) ingkang satuhu kula bekteni. Kula minangka talanging basa cundhakaning atur panjenenganipun Bp/lbu ……….. {ingkang mengku gati/nyraya.

Ingkang sepisan, Bp. ……….. (ingkang nyraya) kekalih ngaturaken salam taklimipun konjuk dhumateng Bp. ……….. {besan) kekalih, kanthi pepuji mugi-mugi Bp/lbu tansah pinaringan berkah rahmating pangeran suka rahayu ingkang sami pinanggih.

Kaping kalihipun kula ugi tinanggenah hamasrahaken sri penganten kakung ingkang sesilih Bg ………. ingkang badhe kadhaupaken Rr………….. putra-putrinipun Bp. ……….. ingkang punika Bp. ……….. (ingkang nyraya) kekalih ugi ngaturaken talining katresnan ingkang arupi sandhangan-penganten sapendherek. (saged kaaturaken peranga-nipun, contonipun, sangsangan rinonce, kundala krindng, kalpika, ugi rasukan kangge pinanganten putri ingkang sedaya kala wau arupi beburoning wana).

Menggah sedaya kala wau kaaturaken kanthi suka renaning penggalih, nadyan ta mboten wonten ajinipun, pramila sampun kaukur kanthi bobot Ian bebeting barang, mugi katampia minangka talining katresnan kangge ngraketaken anggenipun bebesanan.

Ingkang punika, mbokbilih sedaya ingkang magepokan kaliyan tata cara Ijab Qobul sampun satata, keparenga ijabing penganten lajeng katindakna. Bp/ibu . ……….. (besan) ndherek nyenyuwun dhateng Gusti Allah SWT, mugi paringa berkah pangestu wilujeng dhumateng ijabing penganten, sageda kasembadan kanthi wilujeng nir baya nir sangsaya mboten wonten alangan satunggal punapa sumrambah ing sadayanipun.

Kula minangka caraka ingkang ngaturaken pasrahan temanten, mbok bilih wonten cecer cewet tuwin kuciwaning atur Ian mbok bilih wonten kiranging suba sita, tandang tanduk tuwin tata krami, kula dalah para caraka ingkang nglumantaraken srah-srahan sadaya nyuwun samodraning pangakasama.

Akhirul kalam billahit taufiq wal hidayah. Wassalamu’alaikum wr. wb. .

Nuwun.

Ketika kita membaca PL....banyak sekali gambaran tentang Yesus. Salah satunya yaitu Yusuf Kejadian 30 : 22 - 24

Walaupun Yusuf tidak disebutkan secara khusus di dalam Alkitab bahwa dia merupakan gambaran Yesus, tapi kita dapat melihatnya dari kisah hidupnya yang benar - benar sama dengan pribadi Yesus.

1. KEDUANYA DILAHIRKAN SECARA KHUSUS OLEH CAMPUR TANGAN ALLAH SENDIRI ( Kejadian 30 : 22 - 24 dan Lukas 1 : 30 - 31 )

30:22 Lalu ingatlah Allah akan Rahel; Allah mendengarkan permohonannya serta membuka kandungannya.

30:23 Maka mengandunglah Rahel dan melahirkan seorang anak laki-laki. Berkatalah ia: "Allah telah menghapuskan aibku."

30:24 Maka ia menamai anak itu Yusuf, sambil berkata: "Mudah-mudahan TUHAN menambah seorang anak laki-laki lagi bagiku."

1:30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.

1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

2. KEDUANYA DIKASIHI SECARA KHUSUS OLEH BAPANYA ( Kejadian 37 : 3 ; Matius 3 : 17 dan Yohanes 3 : 35 )

37:3 Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

3:35 Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.

3.KEDUANYA DIBENCI OLEH SAUDARA - SAUDARANYA ( Kejadian 37 : 4 dan Yohanes 15 : 24 - 25 )

37:4 Setelah dilihat oleh saudara-saudaranya, bahwa ayahnya lebih mengasihi Yusuf dari semua saudaranya, maka bencilah mereka itu kepadanya dan tidak mau menyapanya dengan ramah.

15:24 Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku.

15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.

4. KEDUANYA MENJADI KORBAN KESEPAKATAN YANG JAHAT ( Kejadian 37 : 18 dan Matius 26 : 3 - 4 )

37:18 Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka. Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.

26:3 Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,

26:4 dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.

5. JUBAH KEDUANYA DIRAMPAS ( Kejadian 37 : 23 dan Matius 27 : 35 )

37:23. Baru saja Yusuf sampai kepada saudara-saudaranya, merekapun menanggalkan jubah Yusuf, jubah maha indah yang dipakainya itu.

27:35 Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi.

6. KEDUANYA SAMA - SAMA DIJUAL DENGAN NILAI UANG PERAK ( Kejadian 37 : 28 dan Matius 26 : 14 - 15 )

37:28 Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.

26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.

26:15 Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.

7. KEDUA - DUANYA DIJATUHI HUKUMAN KARENA FITNAHAN.

Yusuf dimasukkan ke dalam penjara karena fitnahan istri potifar ( Kejadian 39 : 12 - 20 )

Dan Yesus dijatuhi hukuman mati karena fitnahan dari tua - tua Yahudi, orang farisi, ahli - ahli Taurat, dan saksi - saksi dusta.

GBU

Share ing jaringan sosial


Similar:

Saya mempunyai satu usaha yang bergerak di bidang jasa permainan....

Nama saya adalah Novilia Anggraini, nama panggilan saya adalah Novi,...

Atasan yang terhormat, bersama surat ini saya ingin mengatakan suatu kenyataan

Jasad dan roh saya terpisah sekarang, tak tahu lah macam mana saya...

Afwan jiddan,dalam kesempatan ini saya akan menjelaskan kenapa saya bisa mengikuti milis ini

Pada tanggal 20-21 februari saya,teman2 dan kaka kelas mengikuti...

Perkenalkan nama saya yusuf dirantika panggil aja ucup biar lebih...

Berdasarkan analisis saya buku “Kunjungan Nyonya Tua” merupakan karya...

Perkenalkan namaku Ayu Epianingsih, biasa teman-temanku manggil saya...

Angkot ini hampir penuh, mungkin hanya tersisa tempat duduk untuk...

Crita


Nalika Nyalin materi nyedhiyani link © 2000-2017
kontak
c.kabeh-ngerti.com
.. Home